Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2016

Hujan

Gambar
Hujan. Datang dengan cerita yang berbeda. Mengingatkan akan sepotong kenangan yang menuntut untuk dikenang. Kenangan lama. Tentang seseorang. Tentang teman yang telah lama pergi.

Gerimis

Satu dua datang dan turun bergantian. Memberi kode agar orang-orang segera mencari tempat berteduh. Layaknya sebuah perasaan, sedikit demi sedikit terus tumbuh. Seseorang yang bisa membuat jantungmu berdetak saat mendengar namanya, membuatmu tak kuasa walau hanya menatap wajahnya apalagi matanya. Bukan seseorang yang pertama mengisi hati tapi yang terus berada disampingmu, mengambil tempat disetiap cerita keseharianmu.

Mendung

Matahari mulai melangkah mundur. Awan hitam mulai terlihat. Ini hampir sama ketika kamu sedang pms. Aku merasa seperti harus berlindung. Mencari tempat berteduh agar tidak basah jika nanti hujan turun. Bersembunyi, tidak ingin menjadi tempat akan pelampiasan amarahmu atas kedatangan tamu yang tidak diundang tiap bulan itu.

Kamu kenapa?

Kamu kenapa? Kenapa kamu muncul (lagi) setelah usaha yang aku lakukan selama ini terlihat baik-baik saja? Kenapa kamu bersikap baik (lagi) terhadapku? Kenapa kamu seakan enggan melepasku? Kenapa kamu membuat aku berpikiran kalau kamu .... Ah..aku tidak  ingin jauh berpikiran Tapi kenapa? Kamu seperti memberi harapan - atau aku yang terlalu percaya diri (?) Kamu memberikan kode-kode yang tidak biasa Kode yang menunjukkan kalau kamu itu .... Ah..apa yang sedang aku pikirkan ini Apa aku salah? Lantas apa maksud semuanya selama ini? Kamu bilang lebih baik sahabatan daripada menjalin sebuah hubungan Lalu, kamu bilang lagi kalau sendiri itu jauh lebih menyenangkan Kamu kenapa? Mungkinkah aku hanya pelarian? Disaat kamu jenuh dengan segala rutinitas keseharianmu, kamu datang kepadaku Dan aku dengan polosnya menerima (lagi) kehadiranmu Aku yang memang (masih) belum bisa menjauhimu dari duniaku Aku yang memang (masih) berharap tentang kamu Tentang kisah yang nantiny...