Untuk Kamu

Apa kabar kamu?
Aku rindu kamu

Aku tahu aku tidak pantas mengatakannya
Bahkan hanya untuk mengingatmu saja aku tidak berhak
Aku tahu itu

Tapi rasa ini bergejolak bak api disiram air bensin
Bisa apa aku?

Aku ingin kamu tahu tentang ini
Sesuatu yang tidak pernah aku ucapkan
Bergetar bibirku tiap kali ingin mencoba mengatakannya

Kamu mungkin sudah tidak peduli lagi
Atau bahkan kamu tidak membaca tulisanku ini
Tidak apa
Aku hanya ingin mengataknnya
Sesuatu yang selama ini selalu menyesakkan dada

Aku tidak tahu kapan dan dimana tepatnya
Rasa itu muncul
Rasa suka ku kepadamu

Aku tidak begitu mengenalmu
Bagaimana mungkin aku menaruh rasa padamu?
Apa yang akan terjadi jika kau melakukan hal buruk kepadaku?
Aku tidak pernah tahu
Aku juga tidak peduli
Mungkinkiah itu cinta?
Seperti yang dibicarakan banyak orang?

Aku tidak ingin mengambil kesimpulan seperti itu
Terlalu banyak hal buruk tentang itu di masa lalu ku
Yang aku tahu, aku sayang sama kamu

Aku pikir dengan berada di sekitarmu akan cukup
Melihatmu senyummu setiap hari bisa membuat hariku
Tapi tidak kenyataannya
Aku egois
Aku menginginkan lebih
Memilikimu seutuhnya selalu menjadi targetku

Namun takdir berkata lain
Semesta tidak mendukungku
Kau lebih memilih dia
Seseorang yang saat ini telah menjadi ibu dari anakmu

Aku tidak marah
Buat apa aku marah?
Cemburu? Kesal? Jelas!

Sekarang, semua itu sudah tidak penting lagi
Kamu sudah bahagia dengan keluarga kecilmu itu
Dan aku..
Biarlah aku menanggung rasa ini sendirian
Sama seperti waktu itu
Saat pertama kali aku menyadari rasa itu

Untuk kamu yang pernah bertahan lama di hatiku
Aku rindu kamu
Untuk kamu lelaki yang banyak memberikanku pelajaran hidup
Aku ingin melihatmu walau hanya untuk terakhir kali
Untuk kamu seseorang yang selalu dalam pikiranku
Aku akan menyimpan rasa ini (lagi)
Tertutup rapat
Sama seperti halnya hatimu untuk ku, tertutup rapat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ini Alasannya..

RIP AUTOCAD!

Beberapa jam sebelum UN...